The Real Rocket Man – Teknologi yang memungkinkan
manusia terbang di angkasa
Sang
Creator

Yves Rossy (lahir 27 Agustus 1959 di Neuchâtel)
adalah seorang pilot Swiss, penemu dan pencipta alat yand dapat membawa manusia
terbang diangkasa. Ia adalah manusia pertama yang terbang diangkasa secara
berkelanjutan dengan menggunakan sayap bertenaga jet yang terikat di
punggungnya. Ia dijuluki sebagai, Jetman, Rocketman dan, kemudian, selanjutnya
Fusionman, julukan ini diberikan masyarakat didunia kepadanya.
Selama beberapa dekade, Yves Rossy sangat
berkeinginan untuk terbang seperti burung, dengan peralatan yang minimal tetapi
mampu untuk membawa dirinya terbang keangkasa.
Setelah prototipe skysurf (1993-1998), wingsuit dan
inflatable wing (1999-2003), ia memiliki ide untuk menciptakan model sayap yang
menggunakan mesin jet. Perusahaan Jerman Jet-Cat memasok mesin yang awalnya
melekat sayap inflatable. Metode ini gagal karena kurangnya kekuatan dari sayap.
Pada tahun 2004 Yves Rossy menciptakan sayap yang
kuat sepanjang 3m menggunakan bahan karbon. Saat itu adalah masa yang sulit
untuknya untuk menciptakan alat tersebut. Ia bekerja dan memikirkan pemecahan
dalam masalah mengenai peningkatan sistem kekuatan sayap dan aerodinamika sayap
untuk meningkatkan stabilitas untuk sayap yang ia ciptakan.
Pada tahun 2005, ia menyelesaikan dua penerbangan
sukses dengan menggunakan sayap dilengkapi dengan dua mesin jet . hari-hari
yang sangat panjang dengan kerja keras hingga penambahan dua mesin jet
ditambahankan untuk sayap agar dapat mencapai tingkat kinerja dan keamanan yang
diperlukan. Prototipe sayap dengan 4 mesin jet, dipandu dengan gerakan
tubuhnya, memungkinkan kestabilan dalam penerbangan. Ini adalah penerbangan
dari bulan November 2006, di Bex, mimpi yang berlangsung 5 menit dan 40 detik.
Yves sekarang bekerja dengan prototipe barunya,
lebih kecil dan lebih kuat, yang akan memungkinkan lepas landas dari tanah dan
lebih banyak kebebasan untuk aerobatics!
Spesifikasi
Alat



Profil Alat


Yves Rossy selalu mendedikasikan semua waktu
luangnya untuk penerbangan dan selalu bereksperimen pada kegiatan tersebut.
Tujuan dari eksperimen tersebut ialah untuk mewuudkan impiannya yaitu untuk
mencoba untuk terbang dengan cara sealami mungkin, dengan tidak menggunakan
mesin yang rumit dan tidak menggunakan perlengkapan seperti pesawat terbang.
Karena itu ia tertarik pada dunia terjun bebas, dan bereksperimen dengan metode
trial and error dengan semua cara yang dapat memungkinkan ia untuk bertahan
lebih lama di udara dan mengontrol kendali pada lintasannya, untuk itu ia telah
mekakukan eksprimen diudara dengan: surfing dan terjun diudara. Namun setelah
ia mencoba ia masih belum merasa puas,lalu ia menciptakan perlengkapan
terbangnya berupa sayap pertamanya, terbuat dari rigid harness and inflatable
wing panels, lalu ia mengikatkan tali ke punggungnya untuk performance kerja
sayap dan semua upaya lain agar tidak "jatuh ke depan" yang ada pada
saat itu.
Langkah natural berikutnya ialah untuk mendapatkan
kebebasan saat berada diangkasa yaitu dengan membuat sayap kuat dan dinamis dan
menambahkan mesinnya jet pada sayap tersebut. Yves menjatuhkan pilihan mesinnya
pada model turbin jet, pada awalnya ia menggunakan 2 turbin jet, yang
memungkinkan dia menemukan cara untuk melakukan penerbangan pada tahun 2005,
dan kemudian selanjutnya ia menggunakan 4 turbin jet yang sampai sampai
akhirnya dapat menaklukkan angkasa pada tahun 2006 tidak menggunakan
ruangan,kontrol mekanik serta instrumen yang ada seperti pesawat, tetapi ia
benar-benar terbang seperti burung selama 10 menit pada satu waktu, dengan
tidak menggunakan apapun hanya dengan tubuh dan perasaanya, mengambang seperti
sayap yang menempel pada punggungnya, sehingga ia bahkan tidak merasakan bahwa
ia sedang terbang. akhirnya jerih payahnya menghasilkan hasilnya setelah hamper
10 tahun untuk pengembangannya pada lebih dari 15 prototipe dngan alat
keselamatan, dan kontrol throttle navigator kecil di tangannya.
Sejak itu, Yves Rossy telah melatih terus-menerus
untuk mengoptimalkan penanganan sayap-Nya dan kinerja. Upaya ini dihargai untuk
kali pertama pada bulan Mei 2008 di depan pers di seluruh dunia dengan
penerbangan resmi pertama di atas Pegunungan Alpen Swiss.
Pada bulan September 2008, ia dikenal sebagai
JETMAN mengikuti jejak Louis Blériot, mencapai sebuah penerbangan menakjubkan
yang disiarkan langsung ke 165 negara dan diliput secara luas oleh pers di
seluruh dunia. Yves Rossy menjadi legendaris - bahkan jika semua didaratan ini
disibukan dengan transportasi untuk berangkat ketempat pekerjaanya, ia cukup
menggunakan alatnya untuk pergi kemanapun ia inginkan.
Sejak saat itu, ia telah menciptakan bentuk sayap
terbarunya dengan stabilitas dan control yang lebih baik, memimpin formasi
penerbangan pertama dan demonstrasi akrobatik di tahun 2010!
sumber: amrysalim (Kaskus.co.id)


0 comments:
Post a Comment