Para
penggemar Star Wars pasti sudah tidak asing lagi dengan R2-D2.
Yap. R2-D2
(dibaca Artoo Detoo, atau hanya Artoo) adalah salah satu karakter fiksi dalam
film Star Wars karya George Lucas yang berwujud astromech droid. R2-D2 merupakan salah satu dari empat karakter
yang hanya muncul dalam keenam film Star Wars, di samping karakter lain seperti
Anakin Skywalker, Obi-Wan Kenobi, dan rekan droid R2-D2 yang bernama C-3PO.
Ide
Penciptaan Karakter
![]() |
| George Lucas & R2D2, 1975. |
George
Lucas menciptakan karakter ini karena terinspirasi dengan film Akira Kurosawa
di tahun 1958 yang berjudul The Hidden Fortress, terutama pada dua karakter
Tahei dan Matashichi. Lucas juga mendapatkan penggambaran karakter ini dari
Huey, Dewey, dan Louie, tiga robot dari film karya Douglas Trumbulls di tahun
1972 yang berjudul Silent Running.
![]() |
| Tahei & Matashichi. |
Nama
R2-D2 tercetus sewaktu Lucas membuat film pertamanya: American Graffiti. Walter
Murch, yang bertugas sebagai sound editor, dikatakan bahwa dia bertanggung
jawab atas ucapan yang memicu nama untuk droid ini. Dulu, Murch sering menyebut
‘Reel 2, Dialog Track 2’ atau yang disingkat ‘R-2-D-2’, sehingga membuat Lucas
tertarik dengan ‘nama’ tersebut, dan menjadikan itu sebagai nama salah satu karakter ciptaannya.
Deskripsi
R2-D2
merupakan droid mungil dengan tinggi 0.96 meter, atau kurang dari 3 kaki 2
inchi. Dia berguling dengan dua kaki (atau tiga jika ada yang menarik ‘kaki’
ketiganya) dan memiliki kubah kepala berwarna perak dan biru. Tubuhnya berwarna
putih, biru dan perak, yang difituri banyak senjata, sensor, serta aparatus
lainnya, yang tidak dapat dilihat oleh tipikal mata manusia. Dan hal ini
membuat R2-D2 tampak seperti 'box of tricks', yang tanpa diduga dapat menarik keluar
beberapa perangkat yang dibutuhkan pada saat-saat kritis.
Selain memiliki banyak gadget
khusus, R2-D2 juga bisa mengambil inisiatif dan dapat berpikir secara outside the box, juga dijadikan sebuah
sarana untuk membantu teman-temannya. Hal ini mungkin karena—sejauh ini—dia tidak
pernah menjalani penghapusan memori, sehingga dapat meningkatkan kapasitasnya
untuk berpikir kreatif.
Fitur-fitur
Brooks
Propulsion rocket booster
Cable
gun
Oil
injector
Claw
arm
Fusion
cutter
Holoprojector
/ Recorder
Internal
comlink
Periscope
Electric
pike
Propeller
Hidden
lightsaber compartment with ejector
Fire
extinguisher / Smoke Screen
Small
Saw
Air
Cannon
Crashmat
Lariat
Submarine
Mode
Collapsible
Umbrella
R2parts
CVD
R2-D2:
expanded view
Flea
Remover
Distracter
Headdress
Detangler
Droid
Deactivator
Computer
Interface Arm
Charge
Arm (electric shock)
Life-form
Scanner
Breakdance
Mode
Polarity
sink
Water
pump/hose
Inflatable
mattress
Media
copy / storage disc drive
Jukebox
Small
red "tongue" ribbon
"Confetti-creation
device"
Lubricant
Application Arm
Motorized,
all-terrain treads
Power
recharge coupler
Dalam
Film dan Karya Lain
Selain
muncul di trilogi original dan trilogi prequel film Star Wars, R2-D2 adalah
karakter yang pertama kali dikonfirmasi akan muncul di sequel-nya yaitu Star
Wars: The Force Awakens.
R2-D2 juga muncul di dalam ‘universe’ yang diperluas,
seperti;
-Star Wars: Droids,
yaitu serie animasi yang settingnya dibuat sebelum R2 dan C-3PO bergabung
dengan Luke Skywalker.
-Dalam variasi lain novel Star Wars dan komik, duo droid
ini memainkan peran kecil yang signifikan. Pada novel Star Wars yang berjudul
The Swarm War, R2-D2 secara tidak sengaja menolong Luke dan Leia mengatasi
warisan mereka, ketika kesalahan elektronik memperlihatkan sebuah gambar Anakin
saat dia ketakutan akan kehilangan Padmé. (Ups,
maap spoiler :p )
-Dalam isu #12 dari Star Wars: Legacy, R2-D2 diprediksi
akan bertahan hidup hingga 88 tahun setelah penampilan terakhirnya, dan telah
diupgrade ke teknologi terbaru. Pada
series ini, R2 menjadi anggota dari keluarga Skywalker yang lain, yakni Cade.
-R2-D2 juga muncul pada film animasi Star Wars: The Clone
Wars yang diluncurkan pada tahun 2008.
Dan
ternyata, R2-D2 juga menjadi cameo dalam film lain seperti Star Trek dan Star
Trek Into Darkness.

Sifat/Kepribadian
"For
a mechanic, you seem to do an excessive amount of thinking."
―C-3PO,
to R2-D2

R2-D2,
yang mungkin karena sejauh ini memorinya tidak pernah dihapus atau diprogram
ulang, memiliki kepribadian yang lebih dari droid lainnya, hingga Anakin Skywalker lebih menganggapnya sebagai teman daripada sebagai droid. R2 sangat loyal dan berani,
dan meskipun dia tidak diciptakan untuk pertempuran, namun dia tidak takut
untuk melawan ketika situasi menuntut hal itu.
Ketika ikut pertempuran, maka R2 akan berinisiatif
melawan dengan menggunakan fitur mekanis yang dimilkinya sebagai senjata.
Misalnya, dia menggunakan minyak untuk membutakan lawan-lawannya, atau membuat
mereka tergelincir, atau membuat mereka terkejut, mengikat mereka dengan kabel,
atau dengan mudahnya menampar mereka.
Referensi:





0 comments:
Post a Comment